Ditulis oleh: Louis Richard – Health & Wellness Consultant
Di masa sekarang ini kita sering mendengar orang yang meninggal dadakan karena tidak tahu dia ada penyakit. Mungkin orang tersebut merasa dia tidak gemuk dan badan nya lemas atau kaki nya ngilu karena usia saja. Lalu tiba-tiba kita mendengar dia meninggal dalam tidur atau karena serangan jantung. Pertanyaan yang wajib di renungkan oleh setiap orang adalah: Apakah Anda yakin Anda 100% sehat tanpa ada 1 pun penyakit?
Setiap dari kita tidak luput dari penyakit. Umumnya orang mengira kalau kita tidak sakit (dalam arti demam atau bengkak/berdarah) artinya kita sedang sehat-sehat saja. Padahal belum tentu demikian. Definisi “Sehat” menurut “World Health Organization” (WHO) adalah “Keadaan yang sempurna baik fisik, mental maupun sosial tidak hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan / cacat (sumber: https://www.who.int/about/governance/constitution#:~:text=Health%20is%20a%20state%20of,belief%2C%20economic%20or%20social%20condition). Definisi WHO ini dirumuskan dalam cakupan yang sangat luas. Untuk saat ini marilah kita bahas definisi sehat secara fisik dulu.
Seseorang dikatakan sehat secara fisik bila mempunyai keadaan yang “sempurna”. Arti sempurna adalah dapat melakukan semua kegiatan tanpa adanya halangan/gangguan dan tanpa konsekuensi apapun dari aktivitas yang kita lakukan tersebut. Beberapa contoh adalah seperti ketika kita mau makan durian/ sate kambing/ martabak, karena kita yakin 100% kita sehat maka kita yakin kalau kita makan makanan tersebut kita tidak perlu khawatir dengan akibat seperti kolesterol tinggi, gula darah yang melonjak atau tekanan darah yang akan naik menembus batas sehingga kita harus minum obat untuk menjaga batas normal kesehatan kita.
Tubuh manusia ciptaan Tuhan itu sungguhlah ajaib. Tubuh kita sebenarnya dapat memperbaiki diri sendiri sampai titik tertentu. Tubuh kita juga selalu mengirimkan signal ke otak/sistem syaraf kita, untuk memberitahukan kondisi badan kita setiap saat. Yang paling mudah adalah ketika tubuh kita kekurangan mineral / nutrisi , maka badan akan mengirimkan signal “lapar” ke otak kita, sehingga kita akan mancari makanan.
Demikian pula ketika tubuh kita mengalami kerusakan, maka tubuh kita akan mengirimkan signal ke otak, agar dapat diambil tindakan untuk memperbaikinya. Sayangnya banyak signal itu karena dirasa “kecil” alias tidak terlalu mengganggu, maka kita anggap tidak penting dan malah kita acuhkan. Kalau sudah makin mengganggu kita mencari cara yang mudah untuk menghilangkan signal/ gejala itu.
Dengan makin majunya perkembangan teknologi, semakin mudah bagi kita untuk mendapatkan cara untuk menghilangkan gejala tersebut misal nya dengan makan obat pain killer, obat kolesterol atau obat pereda lainnya. Perlu di sadari bahwa dengan “menghilangkan gejala” bukan berarti Anda sudah sembuh dari masalah kesehatan yang Anda punyai. Sumber dari masalah nya masih tetap ada dan kalau di acuhkan akan tetap “merajalela” sampai akhirnya menjadi parah and kita harus melakukan tindakan medis besar.
Gejala yang paling mudah dilihat adalah kalau Anda mengalami kegemukan atau obesitas. Pada umumnya orang dikatakan gemuk bila komposisi lemak nya diatas 25% untuk pria, and di atas 30% untuk wanita. Orang yang gemuk/ obesitas mempunyai resiko yang lebih besar untuk mengalami berbagai macam penyakit tidak menular kronis seperti diabetes, darah tinggi, serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.
Kenapa semakin banyak lemak semakin beresiko? Karena lemak yang berlebih adalah sumber penyakit. Hampir semua jenis penyakit disebabkan oleh lemak yang berlebih. Jadi kalau lemak dalam tubuh terlalu tinggi, maka metabolime tubuh akan terganggu dan kita seolah-olah membiarkan “BOM WAKTU” di dalam badan kita.
Tentunya Anda jangan berpikir kalau hanya orang gemuk saja yang beresiko. Orang kurus malah terkadang lebih tinggi resikonya. Salah satu mitos yang paling berbahaya adalah berpikir kalo kurus itu sehat, padahal itu tidak selalu benar. Marilah saya perkenalkan dengan istilah skinny fat, yaitu dimana orang yang secara fisik terlihat kurus, tapi komposisi lemaknya tinggi atau sangat tinggi. Rata-rata orang gemuk mengetahui bahwa mereka ada masalah kesehatan, sedangkan orang dengan skinny fat biasanya kurang atau tidak sadar sampai kadang sudah terlambat.
Bagaimana cara menanganinya?
Semua hal yang berhubungan dengan kesehatan tidak ada yang instan alias orang yang tidak sehat tidak bisa langsung sehat dalam sekejap mata. Jika kita ingin sehat dan fit, kita harus mulai mengubah gaya hidup kita sehari-hari bukan hanya 1 hari saja.
Bagaimanakah gaya hidup sehat itu? Secara umum gaya hidup sehat adalah gaya hidup dimana orang tersebut:
- Lebih banyak mengkonsumsi protein (daging rendah lemak) dibanding karbohidrat (nasi, ubi, kentang, roti, bakmi). Tubuh kita tetap membutuhkan karbohidrat tetapi konsumsilah karbohidrat secukupnya, jangan berlebih.
- Kurangi ultraprocessed food seperti burger, bakmi, sosis, dan teman-teman nya.
- Cukupi air putih, vitamin dan mineral.
- Tidur yang cukup yaitu antara 6-8 jam per hari.
- Beraktivitas yang cukup misal nya berolahraga 2-3x seminggu. Olah raga di sini bukan berarti harus olah raga berat, tetapi setidaknya usahakan berjalan 10,000 langkah per hari.
Beberapa poin di atas hanyalah dasar menjaga gaya hidup sehat bagi orang yang sudah tergolong sehat. Bagi Anda yang kelebihan berat badan, punya skinny fat, ataupun sudah mempunyai penyakit seperti diabetes, asam urat, auto immune, jantung, gula darah dan lain-lain, maka gaya hidup mendasar seperti diatas tidak lah cukup dan harus ada penanganan khusus.
Karena kondisi kehidupan setiap orang berbeda-beda, maka demikian juga kebutuhan kesehatan setiap orang berbeda. Sebagai konsultan kesehatan, saya menghimbau agar kita semua melakukan MCU (Medical Check Up) setidak nya 1x setahun bagi Anda yang berusia dibawah 50 tahun, dan 2x setahun bagi Anda yang berusia diatas 50 tahun agar Anda mengetahui kondisi kesehatan Anda. Apabila ada red flag atau ada masalah kesehatan tertentu, maka kondisi tersebut bisa di tangani sejak dini sehingga diharapkan tidak ada akibat yang fatal.
Khusus untuk pembaca Voice yang terkasih dan para member FGBMFI beserta keluarga, saya ingin membagi sedikit berkat dengan memberikan free Antibody Check dan free consultation serta diskon khusus untuk penanganan kesehatan. Apabila ada yang tertarik untuk mendapatkan hal ini, silakan hubungi Louis di nomor WhatsApp 08111778838. Anda juga bisa melihat tips kesehatan dan gaya hidup di instagram @Louis_R_88
Tubuh kita adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita. Pada 1 Kor 6:19, kita mengetahui bahwa tubuh kita adalah Bait Allah yang harus kita pertanggungjawabkan kembali kepada Tuhan. Apa kata Tuhan apabila Anda menyalahgunakan tubuh Anda dan tidak merawatnya dengan baik? Yuk marilah kita hargai anugerah Tuhan dengan mulai menjalani gaya hidup yang sehat.
God bless you






